Stres Karena Utang? Ini Dampak Buruknya Bagi Kesehatan

stres

Stres menjadi salah satu keluhan yang selalu dirasakan oleh banyak orang, terutama saat sedang mengalami situasi yang penuh tekanan. Beberapa orang mungkin bisa mengendalikan stres yang dialaminya. Namun, untuk sebagian yang lain, stres dapat terjadi untuk jangka yang panjang dan juga berulang-ulang. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk kamu belajar cara mengendalikan stres sehingga tidak berdampak negatif untuk kesehatan. 

Menurut penelitian ada kurang lebih 8 dari 10 orang yang memiliki masalah utang mempunyai efek negatif untuk kehidupannya, seperti kesehatan, semangat kerja yang menurun, dan juga bisa membahayakan hubungan pribadinya. Beberapa orang juga sering berpikir jika masalah utang hanya bagaimana cara mengembalikan uang tersebut. Namun, faktanya orang yang memiliki utang dapat memiliki banyak masalah lain mulai dari aspek kesehatan dan sosial. 

The Consumer Credit Counselling Service (CCCS) telah menemukan kurang lebih setengah dari para responden yang terbebani dampak buruk pada kesehatan karena berhutang seperti, terjadi kerontokan pada rambut, kerusakan pada indera pengecap, berhenti menstruasi hingga menderita gangguan saraf. 

Masalah hutang-piutang memanglah sangat pelik. Apalagi kamu memiliki hutang dengan kartu kredit, selain harus membayar hutang, kamu juga harus membayar bunganya. Sayangnya diantara mereka masih banyak yang belum sadar jika ada dampak buruk karena terlalu sering berhutang. Di bawah ini ada beberapa dampak buruk akibat sering berhutang yang bisa mempengaruhi kesehatan. Simak ulasan lengkapnya berikut ini. 

1. Gangguan imun hingga kanker 

Secara alami sistem imun telah dirancang untuk bisa membantu melindungi diri kita dari bahaya secara langsung. Stres berlebihan bisa merusak sistem tersebut dan juga bisa menghambat kerja sistem imun yang akan menimbulkan resiko kanker dan permasalahan kesehatan lainnya. 

Kamu bisa mengatasinya dengan yoga, meditasi, dan kegiatan lainnya yang bisa menenangkan pikiran mu. Selain itu, cobalah untuk menemukan cara untuk masalah utang yang sedang kamu hadapi dengan sangat tenang. 

2. Penyakit jantung 

Salah satu faktor utama dari penyakit jantung adalah stres. Tentu saja kamu tidak ingin hal tersebut terjadi bukan? Untuk itu, kamu harus bisa menghindari stres dan mulai gaya hidup yang lebih sehat. 

3. Sindrom metabolik 

stres

Seseorang yang mengalami stres kronis bisa berada pada situasi dengan resiko yang lebih besar lagi karena bisa terkena sindrom metabolik yang merupakan kombinasi dari tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, kadar gula darah tinggi, dan kadar kolesterol abnormal. Hal tersebut bisa terjadi bersamaan sehingga akan meningkatkan penyakit jantung. 

4. Masalah berat badan 

Stres bisa membuat seseorang menjadi banyak makan maupun tidak nafsu makan. Biasanya makanan yang dikonsumsi merupakan makanan yang tinggi kalori. Mengkonsumsi makanan tinggi kalori dengan porsi yang berlebihan bisa menyebabkan obesitas dan bisa meningkatkan resiko diabetes, kanker, penyakit jantung dan depresi. 

Untuk mengatasinya, kamu bisa mencari waktu makan yang tepat, lebih baik jangan makan saat kamu sedang benar-benar stres. Karena kamu bisa saja melahap apapun yang ada di meja makan dan tidak ingat dengan kalori. Selain itu, kamu juga bisa mencari kesenangan lain selain makan, seperti jalan-jalan sore, mendengarkan musik, ataupun melakukan kegiatan yang kamu suka. 

5. Kesehatan mental dan emosional 

Kesehatan mental dan emosional sangat mudah sekali terpengaruh karena hutang. Tekanan dan stres yang datang ketika seseorang wajib untuk memenuhi kewajibannya demi bisa membayar hutang akan menyebabkan depresi dan kegelisahan. 

6. Fisik yang tidak sehat

Beberapa survei sudah menunjukkan jika depresi dan perasaan cemas dapat mempengaruhi kesehatan tubuh. Dampak yang terlihat yaitu kurangnya respon pada kekebalan tubuh hingga mengalami masalah jantung. 

Selain itu, dampak yang sangat banyak terlihat adalah pola makan buku yang bisa menimbulkan penyakit fisik lainnya, sehingga dapat mengganggu aktivitas fisik. 

7. Menimbulkan rasa bersalah dan malu

Orang yang terlalu sering berhutang juga selalu dihinggapi dengan rasa bersalah dan malu di sepanjang harinya, apalagi jika kebiasaan berhutang ini sudah banyak orang yang tahu. Hal tersebutlah yang dapat berdampak kepada kehidupan sosialnya. Selain itu, karena terlalu memikirkan masalah ini, bisa saja menjadi sumber penyakit, seperti stress yang berkepanjangan. 

8. Mempengaruhi hubungan 

Mempunyai utang juga bisa berdampak buruk kepada hubungan seseorang dengan pasangan maupun anak. Ada penelitian yang membuktikan kepada 372 orang yang memiliki masalah utang, ternyata hal tersebut akan mempengaruhi hubungan dengan anak sebesar 22% dan pasangannya sebesar 37%. Tentu saja hal ini tidak ingin kamu rasakan bukan? Oleh karena itu, kamu harus bisa mengalihkan pikiran mu kepada hal-hal positif lainnya yang bisa mengurangi stres. 

Nah, itu tadi beberapa dampak stres karena berhutang dan cara untuk mengatasinya. Perlu kamu ingat jika berhutang bisa menimbulkan banyak dampak buruk untuk kesehatan dan kehidupan mu juga. Untuk itu, lebih baik kamu menghindarinya. Semoga artikel ini bisa menjadi solusi kamu yang sedang stres.