Lebih Baik dari Rokok Biasa, Benarkah Rokok Herbal Lebih Menyehatkan?

rokok herbal

Rokok herbal saat ini digadang-gadang sebagai rokok sehat. Karena dibuat dari beberapa bahan herbal yang dianggap alami dan tidak seberbahaya dari bahan rokok biasa. Saat ini sudah banyak orang yang menjadikan rokok herbal ini sebagai cara mereka untuk berhenti dari kebiasaan buruk merokok. 

Mereka juga meyakini jika rokok yang dibuat dari bahan alami ini tidak akan menyebabkan ketergantungan, dan mempunyai resiko kesehatan yang lebih rendah dibanding dengan rokok biasanya. Namun, jangan bahagia dulu! Faktanya rokok herbal sama berbahayanya dengan rokok biasanya. Untuk itu, simak penjelasannya berikut ini. 

Apa itu rokok herbal? 

Jika dilihat sekilas bentuk dari rokok herbal memang sama persis dengan rokok pada umumnya. Untuk kemasannya juga sama. Namun, untuk rokok herbal ini di dalamnya tidak mengandung nikotin, yaitu sebuah zat yang ada di dalam rokok yang dikenal bisa menyebabkan ketergantungan untuk pemakai nya. 

Rokok jenis ini biasanya terbuat dari berbagai macam campuran tanaman herbal. Oleh karena itu, rokok ini sering sekali dianggap jika lebih sehat karena terbuat dari bahan alami. 

Ada banyak tanaman yang dapat digunakan untuk kandungan rokok herbal. Berikut ini ada beberapa bahannya, yaitu: 

  • Melati 
  • Rambut jagung 
  • Kelopak mawar 
  • Ginseng 
  • Passion flower 
  • Daun teratai 
  • Bunga semanggi merah 
  • Akar manis 

Rokok herbal juga berbahaya seperti rokok biasa 

Mungkin kamu tidak asing lagi jika mendengar beberapa tanaman yang telah disebutkan di atas. Semua tanaman tersebut memang sudah dikenal sebagai bahan yang sehat. Ada banyak juga obat tradisional Indonesia yang memakai semua tumbuhan tersebut untuk bahan dasarnya. Pada umumnya, memang bahan-bahan ini aman untuk dikonsumsi. 

Namun sayangnya, semua bahan-bahan tersebut akan sia-sia jika dibakar dengan korek api mu. Berikut ini penjelasan lengkapnya: 

1. Bisa menghasilkan racun saat dibakar 

Saat bahan tersebut dibakar, maka tanaman-tanaman herbal akan banyak menghasilkan zat berbahaya seperti, karbon dioksida, tar, toksin, dan zat berbahaya lainnya. Ketika kamu menghirup zat-zat tersebut sama saja kamu sedang memasukan racun ke dalam paru-paru mu. 

Jadi, walaupun digadang-gadang menjadi rokok bebas nikotin dan tembakau, tetap saja rokok herbal berbahaya untuk kesehatan paru-paru. Dampak kesehatan yang ditimbulkan juga sama dengan rokok biasanya, yaitu bronkitis, serangan jantung, hingga penyakit kanker. 

2. Lebih banyak mengandung tar dan nikotin

Rokok bidi dan rokok kretek yang sering diyakini sebagai rokok ‘alami’ ternyata juga tidak sealami yang kamu pikirkan. Jenis rokok tersebut juga masih ada kandungan tembakaunya. 

Di dalam rokok tersebut terdapat kandungan tar yang lebih banyak hingga dua atau tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan rokok biasa. Selain itu, ada zat-zat lain seperti, karbon monoksida dan nikotin yang tentu saja berbahaya untuk kesehatan. 

Dibandingkan dengan rokok biasa, rokok herbal memang lebih ringan. Akibatnya, kamu harus menghisapnya lebih sering dan juga menarik napas lebih dalam untuk bisa mendapatkan sensasinya. Hal tersebut justru dapat membuat racun yang ada didalam rokok masuk ke tubuhmu lebih dalam lagi. 

Berdasarkan Cancer Organization, rokok dalam jenis apapun, baik herbal maupun konvensional sama saja memiliki banyak kandungan kimia yang bisa menyebabkan kanker (karsinogen) akibat dari pembakaran rokok tersebut. 

Cara berhenti merokok yang benar 

rokok herbal

Menjadikan rokok herbal sebagai cara untuk berhenti merokok ataupun untuk mengganti rokok biasa sama saja bisa merusak kesehatanmu. Cara yang paling benar adalah dengan tidak merokok sama sekali. Mungkin cara tersebut memanglah tidak mudah. Namun, jika kamu memiliki niat yang kuat, siapapun dapat terbebas dari ikatan nikotin ini. Lalu, apa saja cara bisa berhenti merokok yang bisa kamu coba? 

1. Gunakan terapi pengganti nikotin

Terapi pengganti nikotin ini bisa membantu kamu untuk mengendalikan keinginan mu untuk kembali merokok. Saat ini sudah ada banyak pengganti nikotin yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan seperti, lozenges dan permen karet. 

2. Hindari pemicunya 

Kamu harus bisa menghindari faktor maupun kebiasaan yang bisa membuatmu kembali merokok. Misalnya, mengurangi mengkonsumsi kopi jika kamu sering merokok dibarengi dengan minum kopi. 

Kamu juga bisa mengunyah permen karet ataupun menggosok gigi setelah makan apabila kamu terbiasa merokok sehabis makan. Dengan begitu, kamu bisa menghindari godaan untuk merokok. 

3. Olahraga 

Untuk bisa mengalihkan perhatian, kamu bisa melakukan olahraga secara rutin untuk membantu mengurangi gejala putus nikotin. Selain itu, olahraga juga bisa mencegah kenaikan berat badan yang diakibatkan karena berhenti merokok. 

4. Konsumsi makanan sehat 

Kamu sangat tidak disarankan untuk melakukan diet ketat ketika sedang berhenti merokok. Karena hal tersebut dapat membuat kamu sangat lapar dan akhirnya tergoda untuk menghisap rokok kembali. 

Demikianlah fakta dari rokok herbal dan juga tips untuk berhenti merokok. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang ingin berhenti merokok. Selamat mencoba!