Cara Mudah “Diet” Finansial Agar Keuangan Tetap Terjaga

finansial

Ternyata tidak hanya tubuh saja yang harus menjalani diet agar menjadi lebih sehat. Kenyataannya kondisi keuangan juga harus dijaga agar arus keluar masuknya tetap sehat. Bahkan dibeberapa kondisi, mau tidak mau Anda harus menerapkan “diet” finansial supaya masalah keuangan dapat teratasi dengan baik.

Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan diet finansial, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengecek seluruh arus keuangan Anda. Mulailah menghitung seluruh pengeluaran pada bulan terakhir, apakah ada cicilan hutang seperti kredit kendaraan atau barang lainnya, adakah kemungkinan bila Anda selalu membeli sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Tips menerapkan “diet” finansial

Bila Anda sudah menemukan bagian mana dari keuangan bulanan yang harus dibenahi, selanjutnya baru menetapkan pola “diet” yang tepat bagi finansial Anda. Lalu, setelahnya semuanya teratasi pastikan bila Anda tidak akan lagi ceroboh dalam pengelolaannya. Berikut ini adalah cara diet finansial untuk Anda:

  • Mengurangi pengeluaran yang sifatnya konsumtif

Ketika seseorang memiliki sifat konsumtif, maka ini akan sangat mempengaruhi kesehatan keuangan. Karena dengan sifatnya tersebut, orang tersebut akan membeli apapun yang dia inginkan tanpa berpikir apakah itu perlu atau tidak. Bahkan, bisa saja dari perilakunya itu akan menjadi boomerang dikehidupan pribadinya. Contohnya : memiliki banyak hutang, tagihan kartu kredit yang menggunung bahkan bangkrut.

Jadi, apabila Anda memiliki kegemaran dalam hal berbelanja. Sebaiknya hentikan kebiasaan buruk tersebut. Mulailah untuk belajar memilah, mana yang memang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan. Misalnya, ketika Anda melihat iklan handphone terbaru dan lebih canggih dari yang saat ini sedang digunakan, lalu anda tertarik untuk membeli.

Sebelum melakukannya, akan lebih baik jika mempertimbangkan beberapa hal ini, apakah handphone yang sekarang memang sudah rusak atau tidak lagi layak digunakan? Jika ternyata spesifikasi dari ponsel tersebut tidak berbeda jauh dengan yang Anda gunakan sekarang, kenapa harus diganti? Kecuali, jika ponsel saat ini sudah benar-benar rusak atau tidak lagi dapat mendukung mobilitas kerja Anda.

  • Lunasi hutang yang tidak produktif

Jika Anda memiliki hutang, ada baiknya untuk segera dilunasi. Karena percaya atau tidak, hutang itu seperti kolesterol jahat yang pelan-pelan akan membuat kesehatan Anda menjadi semakin memburuk. Jadi, bila memiliki cicilan apapun itu, segera dibayarkan. Jangan sampai telat, karena apabila sampai telat dalam membayar tagihan, tentunya akan terkena denda. Itu berarti pengeluaran Anda akan semakin besar.

  • Perbesar tabungan

Pengeluaran harus lebih kecil dari penghasilan atau tabungan. Jadi, usahakan untuk selalu memperbesar isi tabungan yang Anda miliki dan mulailah belajar menekan pengeluaran. Misal, biasanya Anda menabungkan penghasilan bulanan sebesar 10% tiap bulannya, naikkan menjadi 15% perbulannya.

Buatlah perencanaan keuangan tersebut di awal setiap menerima gaji. Karena, dengan menghitung diawal, akan mempermudah untuk membagi penghasilan Anda pada setiap kebutuhan. Pastikan bila uang untuk membayar hutang tidak melebihi 30% dari total penghasilan.

  • Mengalokasikan dana untuk investasi

Tidak ada salahnya untuk mencoba berinvestasi, Anda dapat mengambil dana dari tabungan atau uang yang telah disisihkan dari dana konsumtif. Pilihlah investasi dengan resiko rendah, misal seperti berinvestasi pada Emas.

Melakukan investasi pada emas dianggap memiliki resiko yang paling rendah, karena emas memiliki nilai yang stabil bila dibandingkan dengan investasi lainnya. Bisa juga untuk berinvestasi pada properti, namun untuk melakukan investasi properti, modal awalnya akan sangat besar.

Tetapi, jika memang tertarik pada bidang tersebut. Anda bisa menabung terlebih dahulu secara perlahan, bila dananya sudah mulai terkumpul. Anda dapat memilih properti seperti apa yang ingin dijadikan sebagai Investasi.

  • Tingkatkan kemampuan dalam pengelolaan keuangan

Tidak salahnya untuk meningkatan kemampuan Anda dalam hal mengelola keuangan. Malah sebenarnya, memang diharuskan mengembangkan keterampilan tersebut agar dapat lebih paham akan masalah-masalah keuangan yang sedang dihadapi.

Belajarlah untuk mengelola keuangan dengan baik. Anda dapat mengambil referensi dari berbagai sumber di internet, buku-buku keuangan atau bila mengenal seseorang yang dapat membantu menangani cara mengelola uang, tidak ada salahnya untuk belajar dari orang tersebut.

  • Lakukan evaluasi

Selalu lakukan evaluasi pada apa yang sudah Anda lakukan, karena dengan mengevaluasi semuanya Anda bisa mengetahui apakah ada yang terlewat. Karena apabila “diet” finansial yang telah dijalani itu berhasil diterapkan, maka Anda bisa mendapatkan hasil yang positif. Sama seperti dalam mengelola keuangan, “diet” finansial wajib diawasi secara ketat, ini penting dilakukan agar bisa mencapai target yang Anda inginkan secara optimal.

Mengelola keuangan memang selalu jadi sebuah tantangan tersendiri bagi setiap orang, apalagi bila orang tersebut tidak mengerti bagaimana cara mengelola penghasilan atau uang yang dimilikinya. Jadi, bagi Anda yang belum terlanjur melakukan kesalahan, ada baiknya mempelajari tentang cara mengatur keuangan agar tidak terjadi masalah dikemudian hari dan membuat Anda menjadi stres.